: :

Navbar Bawah

Wednesday, July 17, 2013

Kota Casablanka

Bañgunañ megah itu sangat membuat orang yang lewat ingin melihatnya dan mengusik rasa keingin tahuannya. Pagi itu saya coba menyinggahinya sekedar untuk mencari sarapan, duduk tenang, minum kopi, roti bakar sambil menikmati view sekitar bangunan megah tersebut.

Setelah keluar dari mobil dan mengarah ke pintu masuk saya sudah disambut senyum ramah security yang membukakan pintu. saya bilang kepada istri saya... lihatlah... sampai pintu saja ada yang mengurusi dan dia dibayar hanya untuk menjaga  dan membukakan pintu masuk kepada setiap pengunjung yang datang. saya coba perhatikan sekelilingnya bahwa hanya dia sendiri yang berada disekitar pintu masuk itu tanpa pengawasan.
Setelah didalam... kami langsung masuk ke meja informasi dan menanyakan lokasi tujuan kami. senyum ramah dan sapaan selamat pagi menghampiri kami dari sepasang costumer service yang mengenakan pakain adat jakarta. saya coba perhatikan kembali sekitarnyà dan nya hanya mereka berdua yang ada disana. saya menuju restroom dan saya melihat pasukan berseragam coklat sedang berkumpul dengan satu org yg berseragam putih sebagai pembicaranya. setelah itu mereka sudah berada di posisi masing2. ada yg mulai menuang terugu, membuat coklat pasta dan ada jg yg merapihkan tampilan nampan roti. saya lalu menuju warung kopi yang berada disudut.  memesan segelas kopi thailand, iced cappucino, roti bakar keju. saya pandangi kembali sekeliling dan saya melihat para pramusaji tersebut berada pada posisinya masing2 dan mereka bekerja sesuai dengan pekerjaannya. semua berseragam sama dan saya berusaha mecàri yang menggunakan seragam berbeda tapi saya tidak menemukannya.
saya coba beranikan diri dan bertanya kepada beberapa pramusaji yang ada disana.. sikap mereka dalam menyapa pelanggan sangat ramah. kamu sudah berapa lama kerja disini? ada yg menjawab baru 6bulan dan ada yang menjawab sudah 1tahun. berapa gaji yang kalian terima? dan mereka menjawab UMR pak, kecuali Captain yang berbeda. oke thanks yah selamat bekerj kembali.
apa yang bisa kita lihat dan pahami dari yang tergambarkan diatas...
satu kata dari saya "PROFESIONALISME"
itulah pelajaran yang sangat berharga buat saya dan istri saya.
Pertanyaan saya hanya satu ; Seberapa Profesionalkah kita dalam menjalani pekerjaan yang kita miliki sekarang?? apakah kita kalah dengan para security atau pramusaji dan costumer service disebuah mall besar?
mari kita bercermin bersama dan semoga ini bisa menyadarkan kita akan arti kata profesionalisme dalam dunia kerja.


tetap semangat sahabat... kesuksesan bukan pemberian Tuhan... tapi kesuksesan adalah buah kerja keras kita sendiri

1   comments

Cancel Reply